Cara Mudah Memilih Uji Analisis Yang Tepat Pada Penelitian Kesehatan

 

Tak jarang dalam penelitian kita temukan uji analisis yang digunakan tidak sesuai dengan jenis skala data yang dipakai . Dalam pemilihan uji analisis yang tepat untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan, maka kita harus pahami dahulu jenis skala data yang akan kita olah. Pada pembahasan kali ini, kita akan bahas bagaimana cara memilih uji analisis yang tepat sesuai dengan jenis skala data yang kita gunakan dalam penelitian


Tabel Pemilihan Uji Analisis berdasarkan jenis skala data dan jumlah variabel

Berikut adalah tabel yang dapat membantu dalam menentukan uji analisis berdasarkan jenis skala datanya dan jumlah variabelnya. Pada tabel berikut semua uji yang dapat digunakan akan dicantumkan, baik untuk uji beda (komparatif), korelasi, maupun pengaruh.

tabel uji analisis, skala data
Misalnya kamu ingin meneliti apakah ada berpedaan nilai ujian antara siswa laki-laki dan perempuan?

artinya variabel tergantungnya adalah 1 variabel berupa nilai ujian (skala datanya rasio/interval); dan variabel bebasnya adalah 1 variabel berupa jenis kelamin (skala data: nominal: laki-laki dan perempuan). uji yang sesuai untuk analisis variabel ini adalah uji T 2 sampel bebas (Independent T Test); ANAVA (ANOVA) 1 faktor, maupun analisis survival (Survival Analysis). Dalam hal tujuan penelitian (bentuk hipotesis) ingin liat ada beda atau tidak antara nilai ujian laki-laki dengan nilai ujian perempuan, maka dapat dipakai uji T 2 sampel bebas maupun Anava 1 faktor.

 

Tabel Pemilihan Uji Analisis menurut jenis skala data dan tujuan penelitian (bentuk hipotesis)

Selain itu, tujuan penelitian juga penting untuk menentukan uji analisis yang akan dipakai, apakah akan melakukan uji beda (Komparatif) untuk mengetahui apakah ada beda atau hubungan antar variabel; apakah ingin diketahui hubungan dan kekuatan hubungan antar variabel (korelasi); ataukah penelitian ingin mencari pengaruh antar variabel.

Baca Juga: Perbedaan Uji Beda (Komparasi), Uji Korelasi (Hubungan), dan Uji Pengaruh

Tabel di bawah ini dapat membantu menentukan jenis uji analisis menurut skala data dan tujuan penelitian (bentuk hipotesis)

 

Tabel pemilihan uji analsis menurut jenis skala data
Semisal kamu ingin mencari pengaruh dan memprediksi suatu variabel dependent dengan skala data ordinal (misalnya Curah Hujan: dengan kategori output curah hujan Ringan, Sedang, Tinggi) dengan prediktor (variabel independentnya) adalah kelembapan, kecepatan angin, suhu. Maka uji analisis yang sesuai adalah Regresi Ordinal.

Bila masih bingung, kita bisa sederhanakan sesuai dengan tujuan penelitian maka penelitian di bidang kesehatan dapat dibagi menjadi beberapa kategori untuk memudahkan memilih analisis yang tepat. Berikut kategori beserta contoh tujuan/masalah penelitiannya dan analisis yang sesuai:

1. Deskriptif Kategorikal
Misal penelitian kamu ingin mencari prevalensi ibu-ibu usia produktif yang menggunakan KB spiral di Kota Bandarlampung. Maka Analisis yang tepat menggunakan nilai frekuensi atau proporsi (persentase).

2. Deskriptif Numerik
Misal penelitian kamu ingin mencari berapa nilai rata-rata kadar glukosa darah puasa pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di Bandarlampung. Maka analisis yang tepat adalah menggunakan nilai rata-rata dan simpangan bakunya bila data penelitian berdistribusi normal. Bila data tidak berdisribusi normal sebaiknya menggunakan nilai Median atau Modus karena nilai rata-rata akan condong ke arah nilai ekstrim.

3. Uji Korelasi
Misal penelitian kamu ingin mencari korelasi antara Frekuensi Olahraga dengan kadar HbA1C pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di Bandarlampung. Jika data Numerik (rasio/interval dengan rasio/interval) berdistribusi normal maka gunakan uji analisis korelasi pearson. Bila data numerik tidak berdistribusi normal maka gunakan uji korelasi spearman (ordinal dengan ordinal). Untuk data nominal dengan nominal dengan Contingency Coefficient.

 

Silahkan klik Halaman 2 untuk melanjutkan

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1731
9 Comments

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!