Tutorial Mahir Uji T 2 Sampel Saling Bebas (Independent T-Test) dengan SPSS

◊ Tujuan Pembelajaran ◊

Pada pembahasan kali ini akan disajikan tutorial lengkap dan mudah melakukan uji T 2 sampel bebas atau uji T tidak berpasangan (independent T-test) dengan menggunakan SPSS. Dengan mengikuti tutorial ini diharapkan pembaca dapat langsung mahir melakukan uji T test 2 sampel saling bebas dan membaca/menginterpretasikan hasil analisisnya.

Karena terlalu panjang untuk dimuat dalam satu halaman, pembahasan akan dibagi ke dalam 3 halaman yang terdiri dari definisi dan kapan memakai uji T sampel bebas (independent T-test); Uji asumsi-asumsi yang diperlukan sebelum melakukan independet T-test; dan cara melakukan independent T-test serta cara membaca hasil analisis SPSS-nya.

Kapan pakai Uji T tidak berpasangan/independent T-test/uji T 2 sampel bebas?

Uji T 2 sampel bebas atau Uji T tidak berpasangan (independent T-test) adalah uji beda (komparatif) untuk mencari adakah perbedaan nilai rata-rata (mean) yang bermakna antara 2 kelompok yang saling bebas. Skala data yang digunakan adalah interval/rasio.

  ♣ Baca Juga: Skala Data Pengukuran dalam Penelitian

Uji ini digunakan pada dua sampel yang saling bebas, artinya tidak berpasangan. Misalnya peneliti ingin mengetahui perbedaan kadar glukosa darah puasa pada orang yang mendapat obat A (Obat standard) dengan orang yang mendapat obat B (Obat baru). Sampel pada kelompok obat A berbeda atau tidak berhubungan dengan sampel pada kelompok B. Sehingga kedua sampel saling bebas. Contoh lain adalah ketika peneliti ingin mengetahui perbedaan nilai matematika pada murid kelas 3A dan kelas 3B.

Apabila peneliti ingin mencari apakah terdapat perbedaan kadar glukosa darah sebelum minum obat dan setelah 2 jam minum obat, maka uji yang tepat adalah uji T 2 sampel berpasangan (Paired T-test), karena sampel tersebut adalah berpasangan.

Uji T 2 sampel bebas/Uji T tidak berpasangan/independent T-test membandingkan nilai rata-rata antara dua kelompok yang saling bebas. Bagaimana bila sampel kita lebih dari dua? Semisal adakah perbedaan kadar gula darah puasa pada kelompok yang mendapat obat A, obat B, dan obat C? Sebenarnya uji T 2 sampel bebas juga bisa, hanya saja perlu berkali-kali uji, yaitu menguji A dengan B, A dengan C, dan B dengan C. Karena repot, untuk sampel yang lebih dari 2 lebih praktis menggunakan Uji Anova.

Apa Syarat/Asumsi menggunakan Uji T sampel bebas/independent T-test?

Uji T 2 sampel bebas merupakan uji parametrik yang memerlukan syarat/asumsi yang harus dipenuhi:

  1. Sampel saling bebas
  2. Skala data berupa rasio/interval
  3. Data setiap kelompok berdistribusi normal
  4. Data setiap kelompok tidak terdapat outlier
  5. Varians antar kelompok homogen (Khusus syarat ini, ada modifikasi yang dapat dilakukan sehingga syarat ini tidak mutlak)

Asumsi nomor 3-5 akan kita uji dengan SPSS.

Klik Halaman Selanjutnya untuk melanjutkan

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
71
6 Comments

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!