Tutorial Mudah Mahir Uji Chi Square Tabel 2xk SPSS

Melanjutkan dari postingan sebelumnya “Tutorial Mudah Mahir Uji Chi Square SPSS” telah membahas bagaimana cara uji Chi Square pada tabel 2×2 menggunakan SPSS.

Pada uji Chi Square tabel 2xk kali ini kita akan meneliti apakah ada perbedaan proporsi kejadian hipertensi/tidak hipertensi pada kelompok obesitas, kelompok overweight, dan kelompok tidak obesitas. Tabel silang yang terbentuk adalah 2×3.

File latihannya dapat didownload di sini ChiSquare2xk.sav♥

Buka Filenya pada SPSS, pada Data View akan tampak inputan data pada kolom hipertensi dengan koding 1=hipertensi dan 2=tidak hipertensi. Pada kolom obesitas dengan koding 1=obesitas, 2=overweight, 3=tidak obesitas. Koding dapat dilihat dan diedit pada Variabel View pada kolom Value.

Data View Uji chi Square 2xk

 

Mari kita mulai analisis. Caranya: Analyze > Descriptive Statistics > Crosstabs

uji chi square 2xk spss

 

Akan muncul menu dialog, pindahkan variabel obesitas maupun hipertensi ke Rows atau Column. Yang mana yang masuk baris atau kolom tidak jadi masalah bila tertukar-tukar.

uji chi square 2xk spss

Kemudian Klik Statistics, akan muncul menu dialog baru. Centang chi-square kemudian Continue.

uji chi square 2xk spss

 

Kemudian, Klik Celss, centang expected untuk mengeluarkan nilai expectednya pada tabel silang 2×3. Pada percentage centang Row agar persentase ditampilkan secara mendatar untuk memudahkan melihat dan membandingkan proporsi tiap kelompok. Kemudian, Continue dan klik OK untuk menganalsis.

uji chi square 2xk spss

 

Cara Membaca hasil Uji Chi Square tabel 2xk dengan SPSS

Pada tabulasi silang 2×3 antara hipertensi dengan obesitas dapat kita lihat terdapa 12o sampel, tidak ada data yang hilang. Nilai expected masing-masing cells (kotak pink) tidak ada yang <5 atau <1. Proporsi (kotak biru) tampak obesitas & hipertensi lebih besar dari obesitas tidak hipertensi. Proporsi overweight & hipertensi lebih besar dibanding overweight tidak hipertensi. Nilai proporsi antara kelompok obesitas dan overweight hanya selisih sedikit. Proporsi pada yang tidak obesitas namun hipertensi lebih kecil dibanding proporsi tidak obes dan tidak hipertensi.

hasil uji chi square 2xk spssApakah ada perbedaan proporsi kejadian hipertensi yang bermansa secara statistik di antara ketiga kelompok tersebut? kita lihat hasil uji Chi Squarenya.

hasil uji chi square tabel 2xk SPSS

Pada kotak hijau terdapat keterangan tidak ada (0%) kotak yang nilai expectednya <5. Nilai expected terkecil adalah 6,5. Syarat uji Chi Square terpenuhi. Karena tabel adalah 2×3 maka gunakan nilai p pada Pearson Chi-square. Nilai p nya = 0,000. bila mengunakan batas kemaknaan (α) 5% (0,05) maka nilai p<0,05 artinya terdapat perbedaan proporsi kejadian hipertensi di antara kelompok obesitas, overweight, dan tidak obesitas.

Kelompok yang mana saja yang berbeda?

Untuk mengetahui kelompok mana yang nilai proporsinya berbeda, maka kita dapat menguji Chi Square berulang antara:

  1. Obesitas x Overweight
  2. Obesitas x Tidak Obesitas
  3. Overweight x Tidak Obesitas

Caranya:

Untuk menguji Chi Square Obesitas x Overweight, maka sesuai koding kita harus memilih inputan data dengan koding 1 (obesitas) dan koding 2 (overweight). Cara memilih datanya adalah klik Data > Select Case

Data Select SPSS

Pilih IF conditions is satisfied

Data Select SPSS

  1. Pilih Obesitas, karena kita akan memilih koding yang ada pada obesitas
  2. klik panah untuk memindahkan variabel obesitas yang akan diseleksi kodingnya
  3. Gunakan kotak fungsi untuk membuat seleksi. Obesitas = 1 artinya data dengan koding 1 pada varibel obesitas akan dipilih. tanda | untuk melanjutkan fungsi seleksi. Obesitas = 2 artinya data dengan koding 2 akan dipilih. jadi arti dari fungsi tersebut adalah data yang dipilih adalah koding 1 dan koding 2 saja pada variabel obesitas.
  4. Selanjutnya klik Continue.

Select Data SPSS

 

Pada Data View akan tampil kolom baru berupa filter (kotak hijau), koding 0 berarti data tidak dipilih dan tidak akan diproses (terdapat tanda coret pada kotak pink). koding 1 berarti data-data yang masuk seleksi dan akan masuk proses analisis.

Select Data SPSS

Selanjutnya:

  1. Klik Statistics
  2. centang chi-square, centang contingency coefficient kalau mau menguji korelasinya sekalian.
  3. continue
  4. klik OK untuk uji chi square

uji chi square spss

 

Pada tabel silang antara obesitas (obesitas dan overweight) dengan hiperensi tampak (kotak kuning) ada 2 kotak yang nilai expectednya kurang dari 5 dari total 4 kotak, artinya ada 50% kotak yang nilai expectednya kurang dari 5. Syarat uji Chi Square tidak terpenuhi, maka pakai nilai Fisher’s Exact.

hasil uji chi square 2x2 spss

Pada tabel uji Chi Square, karena ada keterangan (kotak biru) ada 50% kotak yang nilai expectednya kurang dari 5 maka syarat uji chi square tidak terpenuhi. Gunakan nilai Fisher’s Exact, pada penelitian ini hipotesisnya 2-tailed atau 2-sided, maka gunakan nilai yang ada pada kolomg 2-sided. nilai p=1,000. dengan batas kemaknaan (α) 5% (0,05) maka nilai p>0,05 sehingga tidak terdapat perbedaan proporsi kejadian hipertensi antara kelompok obesitas dan kelompok overweight.

Tabel Symetric Measures (kotak hijau) tampak nilai p>0,05 artinya tidak ada hubungan, nilai korelasinya pun sangat kecil.

Selanjutnya kita akan selidiki kelompok yang obesitas (koding=1) dengan yang tidak obesitas (koding=3) dengan cara mengulangi prosedur seleksi data seperti di atas, namun kodingnya diganti dengan 1 dan 3. Kemudian klik Continue.

 

 

Ulangi kembali langkah pengujian Chi Square dan lihat hasilnya seperti di bawah, tampak tabulasi silang antara obesitas (obesitas dan tidak obesitas) dengan hipertensi.

Kotak pink menggambarkan bahwa tidak ada kotak yang nilainya di bawah 5, dan nilai expected terkecil adalah 24,77. Maka syarat Chi Square terpenuhi. Karena tabelnya 2×2 syarat chi square terpenuhi maka gunakan nilai Continuity correction (kotak biru). Nilai p nya 0,000 yang artinya ada perbedaan proporsi kejadian hipertensi di antara kelompok obesitas dan tidak obesitas.

Tabel symmetric Measures menunjukkan nilai p<0,05 dengan korelasi 0,621 (kuat).

Terakhir kita menyelidiki kelompok yang overweight (koding=2) dengan yang tidak obesitas (koding=3) dengan cara mengulangi prosedur seleksi data seperti di atas, namun kodingnya diganti dengan 2 dan 3. Kemudian klik Continue.

 

Ulangi kembali langkah pengujian Chi Square dan lihat hasilnya seperti di bawah, tampak tabulasi silang antara obesitas (overweight dan tidak obesitas) dengan hipertensi.

Kotak hijau menggambarkan bahwa ada kotak yang nilainya di bawah 5 sebesar 25%, dan nilai expected terkecil adalah 4,57. Syarat Chi Square tidak terpenuhi, maka gunakan nilai Fisher’s Exact test (kotak pink). Nilai p nya 0,000 yang artinya ada perbedaan proporsi kejadian hipertensi di antara kelompok overweight dan tidak obesitas.

Tabel symmetric Measures (kotak biru) menunjukkan nilai p<0,05 dengan korelasi 0,585 (kuat).

Sehingga dari rangkaian uji tersebut kita dapat simpulkan:

  • Terdapat perbedaan proporsi kejadian hipertensi di antara kelompok obesitas, overweight, dan tidak obesitas
  • Proporsi kejadian hipertensi berbeda antara kelompok obesitas dengan tidak obesitas dan antara kelompok overweight dengan tidak obesitas. Antara kelompok obesitas dan kelompok overweight tidak terdapat perbedaan proporsi kejadian hipertensi

Baca Juga:
Tutorial Uji Chi Square tabel 2×2
Tutorial Uji alternatif tabel 2xk yang tidak memenuhi syarat Chi Square
Cara Menghitung Nilai OR dan RR

 

Bila menyukai artikel ini jangan lupa dibagikan ke media sosial, agar pengetahuan ini tidak berhenti di anda saja dan semoga dapat membantu lebih banyak orang lagi. Terimakasih

Salam hangat dan semoga sukses,

Muhammad Aditya

Powered by WP Review
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
52
8 Comments

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!