Tutorial Mudah Mahir Uji Mann-Whitney U dengan SPSS

Kapan Memakai Uji Mann-Whitney U?

Uji Mann Whitney U merupakan uji non-parametrik. Uji ini digunakan untuk mengetahui adakah perbedaan antara 2 kelompok yang saling bebas (independent). Skala data yang dapat diolah dengan uji ini minimal adalah skala data Ordinal. Uji Mann Whitney U sering digunakan pada skala data interval/rasio sebagai alternatif uji T sampel bebas (independent T-test) hanya jika asumsi normalitasnya tidak terpenuhi.

Apa Syarat Uji Mann Whitney U?

Syarat uji Mann Whitney:

  1. Skala data variabel terikat (Variabel Dependent) minimal ordinal. Artinya selain skala data Ordinal, skala data interval/rasio bisa menggunakan uji ini bila asumsi normalitasnya tidak terpenuhi (alternatif dari uji Independent T-Test bila distribusi data tidak normal). Skala data nominal tidak bisa.
  2. Data merupakan sampel acak yang diambil dari 2 kelompok yang saling bebas/tidak berpasangan
  3. Varians kedua kelompok sama (homogen). Bila tidak homogen maka uji alternatifnya adalah Uji Kolmogorov Smirnov Z.

Misalnya kamu ingin meneliti adakah perbedaan Skor pengetahuan TB antara pasien yang dirawat di Kelas A dan Kelas B.

Contoh file SPSS dapat di download di sini: MannWhitneyU.sav

Setelah data di buka di SPSS, akan terlihat inputan data skor dan kelas. Koding 1 adalah koding untuk kelas A dan koding 2 adalah untuk kelas B.

Uji Mann Whitney U SPSS

Uji Mann Whitney U SPSS

 

Data pada skor berupa rasio/interval, namun dalam analisisnya dilakukan secara nonparametrik dengan uji Mann Whitney U karena sebaran datanya tidak normal (tidak memenuhi distribusi normal atau uji normalitas tidak terpenuhi untuk dilakukan uji secara parametrik dengan independent T-test).

Untuk membuktikan distribusi data tidak normal sekalian menguji homogenitas data, kita bisa melakukan langkah berikut: Analyze > Descriptive Statistics > Explore

Uji Mann Whitney U

Kemudian lakukan langkah berikut:

  1. Pindahkan variabel dependent ke dependent list, dan variabel independent ke factor list.
  2. Klik Plot
  3. Centang histogram untuk melihat gambaran histogram data, centang normality plot with test untuk menguji normalitas distribusi data, dan pilih power estimation untuk uji levene test untuk menguji homogenitas data
  4. Klik Continue
  5. klik OK untuk menganalisis

Uji Mann Whitney U

Hasil analisis tampak

Uji Mann Whitney U SPSS

Pada tabel test of normality dapat dilihat nilai Kolmogorov-Smirnov maupun nilai Shapiro-Wilk. Yang mana saja boleh, namun beberapa literatur mengatakan bila sampel <50 gunakan nilai saphiro wilk. Nilai p untuk Shapiro-Wilk 0,029 untuk kelas A dan 0,08 untuk kelas B. Nilai p<0,05 (bila memakai nilai kemaknaan/alfa 5% atau 0,05) artinya distribusi kelas A tidak sama dengan distribusi normal ideal begitupun distribusi kelas B juga tidak normal. Data tidak berdistribusi normal.

Pada tabel test of homogeneity of variance, Based on Mean untuk uji Levene nilai p nya 0,211. Nilai P>0,05 artinya tidak ada perbedaan variance antar kelas A dan B. Kelas A dan B homogen. (Bila data tidak homogen, maka uji alternatifnya pakai uji Kolmogorov Smirnov-Z)

Syarat untuk uji Mann-Whitney terpenuhi.

Lakukan uji Mann-whitney dengan melakukan langkah: Analyze > Nonparametric Test > Legacy Dialogs >2 Independent Sample

Uji Mann Whitney U SPSS

Kemudian lakukan langkah:

  1. Pindahkan Skor pada test variable list, dan kelas pada grouping variables.
  2. Klik Define Grup untuk menentukan grup yang akan dianalisis, karena grup terdiri dari 2 kelas (koding 1 kelas A, koding 2 kelas B) maka isikan angka 1 dan 2.
  3. Centang Mann-Whitney U. (Apabila syarat homogenitas tidak terpenuhi, kita bisa gunakan uji alternatif dengan mencentang Kolmogorov Smirnov Z)
  4. klik ok untuk analisis

Uji Mann Whitney U SPSS

Tampak hasil analisis uji Mann-Whitney, nilai rata-rata peringkat kelas A lebih tinggi dari kelas B. Apakah ada perbedaan yang signifikan? kita lihat pada tabel test Statistics, ternyata nilai p nya 0,073. Nilai p>0,05 (bila menggunakan nilai kemaknaan/alfa 5%) artinya tidak ada beda skor pengetahuan TB antara pasien kelas A dan kelas B.

Uji Mann Whitney U SPSS

Bagaimana cara menuliskan atau melaporkan hasil uji Mann-Whitney U pada artikel/laporan penelitian?

Cara menuliskan atau melaporkan hasil uji Mann-Whitney U pada artikel/laporan penelitian adalah “Tidak terdapat perbedaan bermakna skor pengetahuan TB antara pasien kelas A dan kelas B (U=105, p=0,073), dengan rangking rata-rata pasien kelas A sebesar 21,82 dan rangking rata-rata pasien kelas B sebesar 15,53.

(U=105, p=0,073), U= nilai Mann-Whitney U dan p = nilai Asymp sig (2-tailed).

:: Tambahan

Untuk melihat nilai rata-rata pengetahuan TB atau niali median dari tiap masing-masing kelas perawatan, bisa di lihat pada tabel descriptive pada saat kita melakukan uji normalitas dan homogenitas.

deskriptif mann-whiney u

Demikian tutorial mudah mahir uji Mann-Whitney U

Bila menyukai artikel ini, silahkan dibagikan ke media sosial, semoga ilmu ini tidak hanya berhenti di anda tetapi juga dapat membantu orang lebih banyak lagi.

Salam hangat dan semoga sukses,

Muhammad Aditya

Powered by WP Review
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
One Comment

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!