Uji Chi Square Mantel-Haenszel (MH) SPSS Lengkap

Kapan kita menggunakan uji Chi Square Mantel-Haenszel (X² MH)?

Uji ini digunakan untuk mengontrol variabel ketiga agar hubungan antar dua variabel dapat dijelaskan. Dua variabel yang dipelajari mempunyai skala pengukuran nominal dengan 2 level kategori, sedangkan untuk variabel ketiga bisa lebih dari 2 level kategori.

Misalnya Peneliti ingin mengetahui hubungan antara obesitas (2 Level kategori: obesitas, tidak obesitas) dengan kejadian hipertensi (2 level kategori: hipertensi, tidak hipertensi) dengan mengontrol variabel ketiga, yakni aktivitas olahraga (2 level kategori: rutin OR, tidak rutin OR).

Dengan uji ini kita juga dapat mencari penjelasan, seandainya hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi tidak berhubungan (p>0,05), apakah hal ini disebabkan oleh karena adanya pengaruh variabel ketiga.

Syarat:

Variabel independent utama dan variabel dependent berskala nominal dengan 2 level kategori.

Tutorial Uji Chi Square Mantel-Haenszel

Peneliti ingin mengetahui hubungan antara obesitas (2 Level kategori: obesitas, tidak obesitas) dengan kejadian hipertensi (2 level kategori: hipertensi, tidak hipertensi) dengan mengontrol variabel confounding, yakni aktivitas olahraga (2 level kategori: rutin OR, tidak rutin OR) dan gender (laki-laki, perempuan).

File latihan dapat didownload di sini: chisquaremh.sav♥

Buka file latihan pada SPSS, maka akan tampak Data View terdiri dari 4 kolom: hipertensi, obesitas, olahraga, dan jenis kelamin. Pada Variabel View akan tampak value dari masing-masing variabel.

data view chi square mh SPSS

Variabel Hipertensi: Koding 1 = hipertensi; koding 2 = tidak hipertensi
Variabel Obesitas: Koding 1 = obesitas; koding 2 = tidak obesitas
Variabel Olahraga: Koding 1 = tidak rutin OR; koding 2 = rutin OR)
Variabel JenisKelamin: Koding 1 = laki-laki; koding 2 = perempuan

variabel view chi square mh SPSS

Cara ujinya: Analyze > Descriptive Statistics > Crosstab

chi square mh SPSS

Kemudian lakukan langkah berikut:

  1. Pindahkan variabel obesitas pada ROWS, Hipertensi pada Columns, dan confounding pada layer 1 of 1. Pada tutorial kali ini kita akan sekaligus menguji confounding olahraga dan jenis kelamin, akan menghasilkan 2 hasil uji chi square MH dengan variabel ketiga berupa olahraga dan gender.
  2. Klik Statistics
  3. Centang Chi-Square, dan Cochran’s and Mantel-Haenszel Statistics
  4. Klik Continue

chi square mh SPSS

Kemudian lakukan langkah berikut:

  1. Klik Cells
  2. Centang Row
  3. Klik Continue
  4. Klik OK

chi square mh SPSS

Cara membaca hasil uji Chi Square Mantel-Haenszel

Pertama kita lihat Variabel ketiga adalah olahraga.

Pada tabel Crosstab, kita dapat melihat tabulasi silang obesitas dan hipertensi dibagi menjadi 2 strata menurut variabel ketiga (olahraga).

  1. Pada kotak merah: Pada kelompok yang tidak rutin olahraga, orang yang obesitas dan hipertensi lebih banyak (73,5%) dibanding orang yang obesitas tidak hipertensi (26,5%). Orang yang tidak obes namun hipertensi lebih sedikit (25%) dibanding orang yang tidak obes tidak hipertensi (75%).
  2. Pada kotak biru: Pada kelompok yang rutin OR, orang yang obesitas dan hipertensi 52,6% sedangkan orang yang obesitas tidak hipertensi 44,4%. Orang yang tidak obesitas namun hipertensi lebih sedikit (37%) dibanding orang yang tidak obes tidak hipertensi (63%)
  3. Kotak ungu menggambarkan hubungan murni antara obesitas dan hipertensi tanpa melihat variabel ke-3.

output chi square mh SPSS

Tabel Chi-Square Tests menggambarkan hasil uji chi square untuk masing-masing strata menruut variabel ke-3. Pada kotak merah kita bisa lihat semuanya memenuhi syarat uji Chi-Square sehingga kita dapat menggunakan uji chi square, karena dilakukan pada tabel 2×2 maka kita gunakan nilai Continuity Correction.

  1. Kotak Pink: Pada kelompok yang tidak rutin OR, proporsi kejadian hipertensi berbeda bermakna antara kelompok yang obesitas dengan yang tidak obesitas (p=0,001)
  2. Kotak Biru: Pada kelompok yang rutin OR, proporsi kejadian hipertensi antara kelompok obes dan kelompok tidak obes tidak berbeda bermakna (p=0,454).
  3. Kotak Ungu: Proporsi kejadian hipertensi antara kelompok obesitas dan kelompok tidak obesitas berbeda bermakna.

output chi square mh SPSS

Pada tabel Test of Conditional Independence, kita dapat melihat nilai dari uji Chi Square Mantel-Haenszel. Nilai Asymp Sig atau nilai p=0,003. Artinya Olahraga adalah variabel confounding.

output chi square mh SPSS

Kesimpulannya Olahraga adalah variabel confounding. Artinya terdapat pengaruh olahraga terhadap hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi.

  • Pada kelompok yang tidak rutin OR, proporsi kejadian hipertensi berbeda bermakna antara kelompok yang obesitas dengan yang tidak obesitas (p=0,001)
  • Pada kelompok yang rutin OR, proporsi kejadian hipertensi antara kelompok obes dan kelompok tidak obes tidak berbeda bermakna (p=0,454).

 

Untuk Variabel Confounding Jenis Kelamin, anda dapat menginterpretasikan hasilnya secara mandiri, bukan?

Demikian tutorial mudah mahir uji Chi Square MH

Bila menyukai artikel ini, silahkan dibagikan ke media sosial, semoga ilmu ini tidak hanya berhenti di anda tetapi juga dapat membantu orang lebih banyak lagi.

Salam hangat dan semoga sukses,

Muhammad Aditya

 

Powered by WP Review
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2 Comments

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!